Alhamdulillah…. Iraku sayang baru saja sembuh dari cacar air. Kejadiannya bermula, saat itu tanggal 19 Juni, ketika bangun pagi sambil molat molet, saya melihat ada bercak agak besar di dagunya… “Hmm, jerawatkah? tapi kok agak besar ya?”….. “dan cuma satu”… dipegang dahi dan keleknya…”agak panas sedikit”… Kebiasaan tiap pagi sebelum berangkat kerja saya dan suami membawa Ira keliling kompleks dan ketika sedang naik ‘bumbum” (sebutan yang Ira kasih untuk mobil… “naik bumbum, naik bumbum”
), papanya Ira bilang,”itu apa Bu, kok kayak cacar?”…. Namun, Ira masih tetap lincah…. Semakin siang, jam demi jam, bercaknya bertambah disekitar dagu/leher/muka dan banyak bermunculan di perut… dan suhu badan naik turun (panas dingin)… Wah, iya nih…. gejala cacar….. Akhirnya, pada sore hari, saya membawa Ira ke dokter dan dokter pun mendiagnosa itu adalah cacar.
Ini dia sang penyebabnya…… virus varicella-zoster. Virus ini dikenal dengan banyak nama, termasuk chickenpox virus, varicella virus, zoster virus dan human herpes virus type-3 (HHV-3). Penyakit ini disebarkan secara melalui perantara udara. Memang pada waktu yang bersamaan ada temannya yang sakit cara, walaupun blok rumahnya agak jauh dari tempat tinggal Ira dan jenis virus ini seperti diungkapkan di literatur: highly infectious disease that spreads from person to person by direct contact or by air from an infected person’s coughing or sneezing. Ira memang sempet ketemu sama temennya ketika dia sakit, padahal hanya sebentar, gak sempet main karena pagi itu baru aja njemput, mau ngajak main, dan ternyata dia gak bisa karena lagi sakit… tapi itulah virus…
Dokter memberi obat yang mengadung Asiklovir, dimakan 4 jam sekali…. Juga salep Asiklovir yang dioleskan tipis-tipis pada bercaknya…. Dari obat itu ternyata yang ampuh adalah diberi PARUTAN JAGUNG. Pada seluruh badan dan bagian yang terinfeksi/bercak-bercak diberi parutan jagung… Si anak juga malah seneng, sambil main dan dingin di badan…. Percayalah, murah, aman dan berkhasiat….
dan jangan lupa, tetap mandi…. sehabis mandi, jangan lupa olesi kembali dengan parutan jagung
Selain memberi efek dingin dibadan, dengan diberi parutan jagung Ira jarang sekali garuk-garuk (efek gatal berkurang)… dan selain itu jagung parut membantu menghilangkan bercak bekas cacar, alhasil kulit kembali mulus
Pas awal bintik bermunculan (hingga 5-10 hari)….. Ira susah sekali makan dan minum susu, tidur pun tidak nyenyak…. Tau sendiri deh, buat yang pernah kena cacar, rasanya badan gak enak banget…. perut dan mulut terasa kering dan hambar…. apalagi anak kecil yang mengalaminya… Kasian, agak susut berat badannya… ketika ditimbang 13 kg… Setelah bercaknya mengering dan mulai mengelupas, sedikit demi sedikit, nafsu makannya mulai meningkat… tiga hari terakhir ini bercaknya sudah mulai memudar dan dua hari terakhir ini semua makanan dan minuman di lahapnya…. Susu? total volumenya melebihi ketika sebelum sakit…. Dan tetap minum jus buah (kandungan vitamin C membantu pemulihan dan menjaga kesehatan)…. Alhamdulillah, sehat ya nak… peluk cium ibu
*essencehoney*



Wah..makasih infonya Jadi dikasih parutan jagung to. Dulu saya pas SD kena cacar di kasih daun cangkrang yang ditumbuk dan dibalurin ke badan. Kalau cari daun itu kan susah, kalau jagung mudah ya mbak. Trus dulu kalau sudah mengering cacarnya, supaya bekas cacar cepet hilang, saya dikasih ibu saya endapan cucian beras. Jadi pas nyuci beras, nah kan ada endapan putih itu, itu dibalurin ke badan. Bekas cacar akan hilang dan kulit kembali mulus
Alhamdulillah sekarang Kak Ira sudah sembuh ya…
Iya Bunda Dita…. Jagung muda….. Hmm, boleh juga tuh endapan cucian beras, saya baru tau Bunda
Emang sih, resep orang tua manteb, manjur, ciamik pokoke….
Omong-omong jagung, Ira memang senang sekali makan jagung, apalagi kalo di dadar jagung/perkedel jagung/bakwan jagung dan sejenisnya deh… seneng banget…. Jagungnya di masak aja, pake cucian beras dari pada di buang dibalurin lebih baik deh..he..he..
Terimakasih, Alhamdulillah sekarang sudah aktif lagi, bahkan tambah aktif… kalo abis sakit gitu, tambah kepinterannya, makin banyak aja kebisaannya. Amin… Salam buat Dik Dita, semoga sehat selalu