Selang satu hari setelah ulang tahun saya, ananda Ira pun berulang tahun…. yang ke-4 tahun tepatnya
“Ibu gak boleh ulang tahun, Ira saja yang ulang tahun”..he..he..he.. Ketika di beri tau, sekarang Mbak Ira udah umur 4 tahun…. dia pun menunjukkan wajah berpikirnya..he..he… “udah umur 4 tahun apa ya artinya?”, begitulah kemungkinankira-kira yang ada di pikirannya…. Karena dia tidak berkata apa-apa…. Yang pasti kalo ulang tahun ada tiup lilin
Dia belum paham betul apa itu ulang tahun, tapi dia sudah paham bahwa umurnya sekarang bukan lagi tiga tapi empat
“sekarang mbak Ira 4 tahun ya Bu”, begitu tuturnya sambil mengangkat tangan dengan jari-jari teracung menunjukkan empat… Tak banyak acara yang kami lakukan, tak ada mega party yang kami adakan untuk merayakan ulang tahun Ira, tapi doa dan kehadiran Bude Pakde Oom Tante Mbak dan Mas menyemarakkan acara tiup lilin di rumah… terimakasih atas kehadirannya ya Bude Tuti, Pak De Iwan, Mbak Arin, Bude Pewi, Pak De Dundi, Mbak Ningrum, Oom Roni, Tante Yani dan Mas Rafi
Serta tidak lupa kami syukuri atas doa dan harapan dari Eyang Bude Oom Tante Mbak Mas dan Dedek serta para tetangga sekalian…. Amiiiiiiinn, semoga tambah pinter, panjang umur, sehat dan bahagia lahir dan bathin dan Ira menjadi anak yang sholehah
Amin Amin Amin YRA.
empat tahun terasa begitu cepat……
maafkan Ibu karena tidak bisa mendampingi mu, menghabiskan seluruh hari bersamamu…
Ya Allah, saya menyadari bahwa saya bukanlah ibu yang sempurna, Ibu yang lebih memilih bekerja ketimbang menemani Ira bermain dan memberinya makan di pagi, siang, dan sore hari…. dan ketika kau masih sangat mungil, ibu sering berpergian ke luar kota…..
namun tunjukkanlah jalan bagi hamba ya Allah, Engkau Yang Maha Kuasa, Maha Besar, Maha Pengasih dan Penyayang, agar dapat memberikan yang terbaik di jalan Mu Ya Allah bagi anakku sematawayang Ira…..
empat tahun terasa begitu cepat….
proses belajar mandiri pun kian engkau perlihatkan….
dan ibu sangat senang karena engkau sudah pandai menyampaikan keingin-keinginan mu….
ibu sangat senang karena engkau menyampaikan apa-apa yang telah engkau alami di rumah dan di sekolah bersama teman-teman dan orang-orang di sekelilingmu karena ibu menjadi paham apa yang engkau rasakan ketika ibu tidak ada disampingmu…..
ibu sangat senang karena engkau mau menyampaikan apa-apa yang engkau inginkan karena ibu menjadi tau apa yang engkau kehendaki….
tak apalah kadang-kadang engkau bermanja-manja di pagi hari sebelum ibu berangkat dan di malam hari juga kala libur datang….
tak apalah engkau sampaikan “ibu hari ini gak boleh kerja” di pagi hari dan “ibu udah pulang hore….” di malam hari karena ibu menjadi paham apa yang engkau inginkan….
tak apalah kadang-kadang ibu ingin melihat mu menunjukkan kebolehan mu di pagi dan di malam hari juga kala libur datang…
tak apalah kadang-kadang mata yang sudah dilanda kantuk dipaksa melek karena engkau ingin ibu membacakan cerita sebelum tidur……
maafkan pula kadang-kadang engkau belum ngantuk dan masih ingin bermain, ibu suruh tidur karena ibu udah ngantuk….
tak apalah kita habiskan masa bersama secuplik di pagi hari serta di sepanjang malam juga kala liburan datang walapun terkadang badan ini terasa cape dan penat ingin beristirahat sejenak……
karena ibu yakin, saat itulah yang Allah berikan dan kesempatan buat Ibu memahami mu, memahami proses yang sempat terlewatkan……
Doa dan harapan Ibu dan Bapak panjatkan hanya kepada Mu Ya Allah SWT….
Semoga engkau, wahai anakku sayang, selalu berada dalam lindungan Allah SWT….
Selamat Ulang Tahun, Semoga Panjang Umur, Sehat, Tambah Pintar dan menjadi anak yang Sholehah. Amin, Amin, Amin ya Rabbalalamin.




